Langsung ke konten utama

Mengenal kondisi, Analisa kasus dan Aksi atau kasus (c++).

 

Mengenal kondisi, Analisa kasus dan Aksi atau kasus.

Hallo teman-teman, selamat datang di dailynugasku disini aku akan sharing seputar teknologi dan kegiatan-kegiatanku yang masih berkutat dengan dunia tutorial. Aku Alif senang bertemu denganmu disatu layar laman yang sama, selamat membaca salam titikkoma.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas Kondisi, Analisa kasus dan Kasus/aksi?. Yuk langsung aja.

Apa itu kondisi, analisa kasus dan aksi / kasus?.

source: unplash.com

Kondisi merupakan keadaan yang menghasilkan benar atau salah, sedangkan analisa kasus merupakan penganalisaaan kita saat terjadi suatu percabangan kemungkinan akan menjalankan langkah apa, saat suatu kondisi terpenuhi atau tidak dan  kasus/aksi merupakan statement atau langkah yang dilaksanakan jika kondisi terpenuhi atau tidak terpenuhi.

Jenis kondisi.

Terdapat dua jenis penggunaan statement kondisi antara lain if statement dan switch case. keduanya memiliki persamaan seperti memberikan langkah pada setiap kemungkinan yang terjadi di suatu kondisi. Namun, perbedaanya untuk switch case lebih dalam penggunaan yang konstan sedangkan penggunaan if statement lebih universal penggunaanya tergantung dari data yang diberikan apakah konstan atau lebih universal.

Notasi if statement.

Judul: Membuat program penentu bilangan positif dan negatif 

kamus: 
       nilai: real

Algoritma/Deskripsi :

output: "Masukan nilai: "
input: (nilai)

if ( nilai >=0 ) then 
    output: "nilai adalah bilangan positif".

else if (nilai <=0) then
    output: "nilai adalah bilangan negatif".

else
   output:" hanya berlaku untuk data numerik "

 

Seperti biasa kita akan menganalisa dari kasus. kasusnya meminta kita untuk membuat program penentu bilangan positif atau negatif saat user menginput suatu data numerik. disini kita dapat menganalisa bahwa kita membutuhkan wadah variabel yang mampu menampung nilai numerik jadi pilihan kita ada dua yakni menggunakan type data integer atau real (desimal), eits jangan terkecoh karena ineteger hanya menampung bilangan yang bukan desimal. nah jika ada kasus 0,2 atau -0,2 mereka memilki nilai yang berbeda karena berbeda antaran negatif dan posiitf terlebih data tersebut desimal maka penggunaan integer kurang cocok.

setelah menentukan variabel dan  tipe data, langkah selanjutnya kita akan membuat algoritmanya. dimulai dengan kolom input data user yang akan ditampung di variabel "nilai". kita  telah mendapatkan data nilainya selanjutnya kita akan memberikan suatu kondisi beserta aksi antara lain, jika data nilai menunjukan nilai diatas bilangan nol, maka cetak "nilai adalah bilangan positif". lalu jika kondisi bilangan kurang dari nol, maka cetak "nilai adalah bilangan positif". nah disini saya menambahkan nilai else yang berguna jika terdapat kondisi diluar dari kondisi yang telah kita atur, else juga berguna menghindari dari error saat user menginput data yang tidak sesuai.

Source code:

 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
/*
    Penulis: Muhamad Alif Anwar.
    NIM: A11.2021.13717
    bintan / 3 Januari 2022 
*/
#include 
using namespace std;
int main() {
    
    float nilai;
    cout << "Membuat program penentu bilangan positif atau negatif \n";
    cout<<"note: dalam penulisan angka desimal harus menggunakan titik bukan koma. \n\n";
    cout<<"Masukan nilai: ";
    cin>> nilai;                //----> data variabel
    
    cout<<"\n\n";
    
    if(nilai>=0){ //------------> KONDISI
        cout<<" nilai adalah bilangan positif ";  //-------> AKSI/KASUS
    }
    
    else if(nilai <= 0){ //----> KONDISI
        cout<<" nilai adalah bilangan negatif "; //----> AKSI/KASUS
    }
    
    else{ //--------------> KONDISI
        cout<<"Hanya berlaku untuk data numeric"; //---> AKSI/KASUS
    }
    return 0;
}

Hasil run.


Notasi switch case.



Judul: “Membuat Program sederhana menu musik”

Kamus:
  musik = integer.
Algoritma/Deskripsi:
	
        output ("1. Twice – What is Love ");
	output ("2. IU -- Blueming ");
	output ("3. Radwimps -- Nandemonaiya ");

      output ("pilih musik yang akan diputar dengan ketik nomor musik: ");
      input (musik);
   
       depend on:
                case(2) = //kondisi Pertama.
output “ Memutar lagu Twice – What is Love”.
//Aksi / kasus
#2b00fe;"> break; //berguna untuk berhenti mengoutputkan case lainya case(2) = //kondisi kedua.
output “ Memutar lagu IU -- Blueming”.
//Aksi / kasus
break; case(3) = //kondisi ketiga.
output “ Memutar lagu Radwimps -- Nandemonaiya”.
//Aksi / kasus
break; default = //kondisi selain didaftar menu.
output “data tidak ditemukan”;
//Aksi / kasus
break;

Ok mari kita analisa, kita mulai dengan pemberian variabel "musik" yang akan menampung inputan dari user, kita berikan type data integer karena pada kasus switch case kali ini memiliki data konstan yakni data yang telah diatur didata daftar musik, jadi kita hanya perlu menginputkan nilai angka urutan dari daftar musik.

kita masuk algoritma, jadi kita siapkan data daftar musinya lalu kita perlu memberi inputan untuk user dan menampungnya divariabel musik. Ok selanjutnya kita akan memberikan syntax dari switch case. disini kita akan memberikan kondisi dan kasus/aksi saat user memilih angka dari daftar musik maka akan memutar lagu dari baris daftar angka yang dipilih, karena kita memiliki tiga daftar musik jadi kondisi yang kita perlukan yakni tiga ditambah dengan kondisi default saat user menginputkan tidak sesuai dengan data. kita masukan kondisi "case" dengan nilai (1) untuk menampilkan aksi/kasus “ Memutar lagu Twice – What is Love”, selanjutnya "case" dengan nilai (2) untuk menampilkan aksi/kasus “ Memutar lagu IU -- Blueming”, "case" dengan nilai (3) untuk menampilkan aksi/kasus “ Memutar lagu Radwimps -- Nandemonaiya”.

Source code.

 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
/*
    Penulis: Muhamad Alif Anwar.
    NIM: A11.2021.13717
    BINTAN / 3 januari 2022
*/
#include 
using namespace std;
int main() {
    int musik; // ----> variabel
    
    //data daftar musik
    cout<< "1. Twice – What is Love \n";
    cout<< "2. IU -- Blueming \n";
    cout<< "3. Radwimps -- Nandemonaiya \n";
	
    cout <<"pilih musik yang akan diputar dengan ketik nomor musik: "; 
    cin>>musik;
    
	switch (musik){ 
		case 1: // kondisi
		        cout<< " Memutar lagu Twice – What is Love";//kasus/aksi
		break;	
		case 2:  //kondisi
		        cout<< "Memutar lagu IU -- Blueming"; //kasus/aksi
		break;
		case 3:  //kondisi
		        cout<<"Memutar lagu Radwimps -- Nandemonaiya";//kasus/aksi
		break;
		default:
		        cout<< "tidak ditemukan";
		break;
    }

    return 0;
}

Hasil.



Sampai di sini, kita sudah mengenal kondisi, analisa kasus, aksi/kasus, jenismya dan telah bisa membuat notasi hingga proses coding . yee selamat teman-teman udah level up dari sebelumnya.

jika teman-teman tertarik dengan pembahasan lainya teman-teman dapat mengunjungi chanel youtube nugasku , jangan ketinggalan update video dan artikel lainya ya.., Nah. Semoga artikel ini membantu teman-teman dalam mendalami dunia programing. Jika ada pertanyaan dan saran Jangan sungkan komentar di bawah ya! Terima kasih.

Komentar